May, 2017 | SMPIT Nurul Fikri
Headline News

Monthly Archives: May 2017

literasi

Pohon Literasi: Simbol Gerakan Literasi SMPIT Nurul Fikri

By | Berita Umum, Smart Program | No Comments
Penulis: Gladys Maritza dan Ratih Aulia (7C)/ Editor: Irma Siregar

TUGU – Literasi informasi adalah kemampuan untuk mengetahui kapan ada kebutuhan untuk informasi, untuk mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, dan secara efektif memakai informasi tersebut untuk isu atau masalah yang dihadapi. Untuk Jawa Barat telah dicanangkan kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah) yang dimana sekolah-sekolah di Jawa Barat wajib untuk mengadakan kegiatan GLS di masing-masing sekolah.

Gerakan literasi sekolah adalah program unggulan hasil kerjasama antara pemerintah provinsi Jawa Barat dengan pemerintah Australia Selatan. Program ini telah dirintis sejak tahun 2012 oleh para alumni peserta pelatihan di Adelaide, Australia yang ditanggung jawabkan oleh dinas pendidikan provinsi Jawa Barat.

SIT Nurul Fikri telah menerapkan kegiatan tersebut dengan program OMOB atau One Month One Book yang merupakan budaya literasi sekolah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dengan cara membaca minimal satu buku dalam satu bulan.  Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Rabu dan Kamis sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Hasil laporan membaca buku dituliskan ke dalam Reading Record. Kegiatan ini sudah berjalan sekitar tiga tahun. Untuk mendukung kegiatan literasi ini, TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT Nurul Fikri membuat pohon literasi. Seperti halnya, SMPIT Nurul Fikri, tepat Februari 2017 meresmikan pohon literasi.

“Pohon literasi ini adalah simbol dari salah satu kegiatan penting budaya sekolah yaitu OMOB yang diadakan setiap bulannya,” ucap Penanggung Jawab OMOB dan Perpustakaan SMPIT Nurul Fikri, Dini Amelia. Siswa wajib menuliskan hasil laporan membaca di daun pohon literasi dan daun tersebut ditempelkan ke pohon literasi, semakin rimbun daunnya maka membuktikan semakin banyak siswa-siswi yang membaca buku setiap bulannya.

expo

Nurul Fikri Research Expo dan Simposium Guru

By | Berita Umum | No Comments
Penulis: Thabitha A dan Nabila Syahwa/ Editor: Irma Siregar

TUGU – Nurul Fikri Research Expo merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun oleh SIT Nurul Fikri. Acara berlangsung pada 4-6 Mei 2017 dengan tema “Enhance Young Researchers Toward Research Based School”. Pembukaan dilaksanakan Kamis (4/5/2017) pukul 13.00 WIB yang diawali dengan penampilan Tari Tupai dari siswi TKIT Nurul Fikri dan dilanjutkan Simposium Guru dengan menghadirkan guru besar Departemen Pendidikan Bahasa Arab UPI, Bandung, Prof. Dr. H. Sofyan Sauri, M.Pd. dan Drs. Zulfikri Annas, M.Ed. selaku Direktur Institut Indonesia Bermutu di Gedung Indoor Sport SDIT Nurul Fikri.

Sebanyak 834 penelitian siswa SIT Nurul Fikri dan 55 Penelitian Tindak Kelas (PTK) dan Penelitian Tindak Sekolah (PTS) Guru untuk tahun ini. Menurut Lily Damayanti, selaku ketua panitia mengatakan, expo kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini diadakan Simposium Guru. “Dimana guru-guru juga mempresentasikan hasil penelitian mereka. Selain itu, pelaksanaan NF Research Expo tahun lalu pesertanya tidak sebanyak tahun ini,” ungkapnya.

Tahun ini, penelitian terbaik SMPIT Nurul Fikri diwakilkan oleh kelompok Hilya, Ayesha, Nazla (kelas 8) dan kelompok Gladys Maritza, Ratih Aulia, dan Nisrina Kaiysa (kelas 7). Mereka harus mempresentasikan hasil risetnya di depan para pengunjung dan melakukan sesi tanya jawab. “Kita memilih tema ini biar lebih banyak yang tahu manfaat interaksi sosial. Jadi lebih banyak berinteraksi,” tutur Gladys Maritza.

Adapun kegiatan acara di Jumat dan Sabtu ialah NF Research Cluster, Research Perform, Food Corner, dan Simposium Guru. Peserta kegiatan NF Research Cluster ini ialah siswa SIT Nurul Fikri dimulai dari tingkat TK sampai SMA. Mereka membuat display dari hasil penelitian masing-masing kelompok yang telah dibagi sebelumnya dan mempresentasikan di depan penguji. Sebanyak empat rumpun yang diteliti oleh siswa seperti IPA, Sosial, Bahasa, dan Agama. Sedangkan dalam kegiatan Research Perform, siswa yang hasil penelitiannya terpilih sebagai nominasi terbaik.

Hari kedua Kegiatan tersebut adalah menampilkan display kelas 5 sampai 11. Display ditempatkan berdasarkan tema yang dipilih. Untuk tema bahasa dan agama ditempatkan disepanjang kantin untuk tema IPA ditempatkan di Indoor Sport dan tema Sosial di lapangan rumput SMPIT Nurul Fikri. Namun, hadir pula peserta dari Nurul Fikri Boarding School Anyer dengan menampilkan display yang banyak mengangkat rumpun IPA. Untuk Food Corner, sama dengan tahun lalu bertemakan Internasional Food dimana terdapat makanan dari Perancis, Belanda, Italia, dan lainnya. Penjualnya adalah komite kelas 7 dan 8, makanan yang dijual antara lain, Lasagna, Macaroni Schotel, Pizza, Tom Yam, dan banyak lagi.

Hari ketiga merupakan Puncak Acara kegiatan Nurul Fikri Research Expo & Simposium guru serta acara penutupan. Sementara display yang dipajang berasal dari level rendah mulai dari TK sampai kelas 4 dan tetap menampilkan penelitian terbaik dari kelas 5 sampai 11. Kelompok Penelitian Terbaik dari kelas TK sampai 4 juga mempresentasikan penelitian mereka di depan para pengunjung.

NF Research Expo sudah dimulai sejak Januari 2016, ini merupakan tahun kedua. Adapun tahapan kegiatan penelitian dimulai sejak Januari dimana para siswa sudah mulai menentukan judul, populasi tujuh sampel penelitian, serta menyiapkan wawancara atau kuisioner. Februari, siswa diberi waktu untuk mengambil data untuk penelitian mereka. Setiap kelompok penelitian mempunyai satu pembimbing. Satu kelompok terdiri dari tiga orang, tetapi ada juga yang memilih untuk melakukan penelitian individu. Selanjutnya pada Maret, para siswa menulis hasil penelitian atau membuat karya ilmiah (SMP & SMA) serta menyiapkan presentasi hasil penelitian llau melakukan presentasikan di depan pembimbing serta penguji di April. Jika sudah disetujui oleh penguji, siswa mulai membuat display yang kemudian ditampilkan di acara Nurul Fikri Research Expo & Simposium Guru.

Berbeda dengan tahun lalu, panitia melibatkan orang tua siswa untuk melakukan penilaian terhadap penelitian mereka. Setiap orangtua yang datang ke acara NF Research Expo mendapatkan token penilaian untuk memberi nilai hasil penelitian siswa. Para orangtua mengelilingi stand masing-masing kelompok untuk melihat display hasil penelitian dan memberi token kepada display kelompok penelitian yang menurut mereka paling bagus dan menarik. Pada kesempatan ini, selain melihat hasil display, orang tua juga melihat bagaimana cara siswa-siswi mempresentasikan hasil penelitian mereka. Kelompok yang mendapatkan token terbanyak akan diumumkan diakhir acara dan mereka mendapatkan medali serta reward dari sekolah.

Pelaksanaan NF Research Expo & Simposium Guru sesuai dengan karakter Nurul Fikri yaitu SMART akronim dari Shaleh, Muslih, cerdAs, mandiRi, dan Terampil. Tujuan dari pelaksanaan Nurul Fikri Research Expo & Simposium Guru sendiri adalah sebagai anak tangga dari budaya riset yang akan dibentuk di NF Research Expo. Maksudnya ketika siswa sudah biasa melakukan riset di dalam pembelajaran diharapkan kedepannya siswa itu memiliki sikap ilimiah yang baik. “Karena seorang researcher atau peneliti bukanlah orang orang yang mudah dipengaruhi orang lain. Anak–anak yang senang meneliti adalah anak–anak yang jujur,” jelas Lily Damayanti kepada tim Jurnalistik SMPIT Nurul Fikri.